Api Hanguskan Puluhan Kios dan Rumah Makan di Seputaran Terminal Bus Kefamenanu

  • Bagikan
MEMBARA. Tampak puluhan lapak jualan yang terletak di seputaran area Terminal Bus Kefamenanu ludes dilalap si jago merah, Kamis (2/3) pagi. Tampak polisi berjaga dan mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

Perkiraan Kerugian Capai Miliaran Rupiah

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID-Puluhan lapak kios dan Rumah makan yang berada di seputaran Terminal Bus Kefamenanu, Kelurahan Kefa Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ludes dilalap si jago merah, Kamis (2/3) pagi.

Kebakaran tersebut diduga bermula dari sebuah rumah makan yang kemudian membesar dan merambat kebeberapa lapak jualan atau kios yang berdampingan itu. Cepatnya kobaran api membuat puluhan kios dan warung itu hanya tersisa puing-puing saja dalam waktu singkat.

Sesuai data yang dihimpun TIMEX, lapak jualan yang ludes dilalap si jago merah diantaranya, kios yang menjual pakan ternak dan obat-obatan pertanian dan peternakan, counter handphone, salon gunting rambut serta rumah makan.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran didukung beberapa mobil tangki yang tiba di lokasi kejadian tidak bisa berbuat banyak lantaran kobaran api yang begitu besar.

Pihak Kepolisian dan TNI hanya membantu mengevakuasi barang milik para korban yang bisa dievakuasi. Proses evakuasi barang pun tidak sesuai harapan karena bangunan lapak yang masih semi permanen itu membuat nyala api merambat dengan cepat.

Tampak puluhan lapak jualan yang terletak di seputaran area Terminal Bus Kefamenanu ludes dilalap si jago merah, Kamis (2/3) pagi. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

Rosmiyati, salah satu saksi mata sekaligus pemilik lapak yang ikuti dilahap si jago merah kepada TIMEX, Kamis (2/3), mengaku melihat api muncul pertama kali dari salah satu lapak, yakni konter handphone dan warung makan di bagian selatan.

"Api muncul pertama dari salah satu lapak antara warung atau konter HP, kami berteriak minta tolong tapi agak lama baru warga datang," katanya.

Menurut Rosmiyati, nyala api baru berhasil dipadamkan setelah mobil damkar dan beberapa mobil tangki air milik warga dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa, namun kerugian ditafasir mencapai miliaran rupiah karena sebagian besar barang tidak berhasil diselamatkan,” ungkap Rosmiyati.

Sementara, Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Djoni Boro saat dikonfirmasi di lokasi kebakaran mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengamanan.

"Nanti setelah ini baru kita bisa berikan keterangan, kami masih lakukan pengamanan di lokasi kebakaran," ujarnya singkat. (Kr5)

Editor: Marthen Bana

  • Bagikan