Wagub NTT Kunjungi Aset Pemprov di Pulau Jawa, Renovasi untuk Peningkatan PAD  

  • Bagikan
ASET: Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma didampingi Kabid Aset, Badan Pendapatan dan Aset Provinsi NTT, Dominikus Dore Payong mengunjungi aset milik Pemerintah Provinsi NTT di Depok Jawa Barat, (25/2) (IST)

KUPANG, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID- Setelah pelantikan kepala darah serentak di Jakarta tanggal 20 Februari, Gubernur NTT, Melki Lakalena mengikuti retret para kepala daerah di Akmil Magelang.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma didampingi Kabid Aset, Badan Pendapatan dan Aset Provinsi NTT, Dominikus Dore Payong mengunjungi aset milik Pemerintah Provinsi NTT yang berada empat lokasi berbeda di Pulau Jawa. 

Adapun aset-aset tersebut yakni, tanah asrama di Bandung seluas 3.975 meter persegi. Bangunan asramanya sudah rusak dan memprihatinkan. Begitupun wisma NTT di Jakarta Selatan.

Tanah asrama di Depok Jawa Barat, seluas 705 meter persegi dan terdapat 11 kamar yang juga memprihatinkan itu terletak, di  Jl. Haji Yahya Nuih, Nomor 33 RT 002 RW.05, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan. Beji, Kota Depok. Lokasi tanah asrama itu dijaga oleh orang NTT. Sedangkan, tanah asrama di Jokja direncanakan akan dikunjungi tanggal 26 Februari.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pendapatan dan Aset Provinsi NTT melalui  Kabid Aset, Dominikus Dore Payong yang dihubungi Timexkupang.fajar.co.id, Selasa (25/2).

Menurut Dominikus, aset-aset tersebut berada di bawah pengawasan Badan Penghubung Provinsi NTT yang ada di Jakarta.

“Gedung Kantor Badan Penghubung, perlu direnovasi juga untuk peningkatan tarif dari awal Rp 250.000 per malam direncanakan akan dinaikkan. Mengingat lokasinya berada di tempat strategis,  di jalan negara, dekat dengan beberapa kampus, yang mudah dijangkau dan diakses,” jelas Dominikus.

Wagub NTT, Johni Asadoma berencana, bangunan asrama akan direnovasi termasuk kamar dan plafon. Kamar akan diisi furnitur kasur, meja belajar, lemari, dan AC.

Wagub Johni, meminta Badan Penghubung mempersiapkan rencana anggaran belanja (RAB) untuk diagendakan kedepan, renovasi bangunan tersebut.

Diketahui , pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Badan Penghubung dalam memudahkan rentang kendali dan menunjang koordinasi pelaksanaan urusan pemerintahan dan pembangunan dengan Pemerintah Pusat.

Sehingga dapat berperan dalam membantu memudahkan, berkomunikasi serta urusan administrasi antara daerah dengan pusat. Badan Penghubung NTT di Jakarta, juga secara optimal mempromosikan segala potensi Provinsi NTT. (dek)

  • Bagikan

Exit mobile version