Jadi Terang dan Harapan,Hari Ini, 521 Calon Wisudawan Unwira Dikukuhkan

  • Bagikan
INTHO HERIZON TIHU/TIMEX MISA. Suasana misa syukur pelepasan wisudawan di Aula St. Maria Immaculata, Kampus Penfui, pada Kamis (20/3).

KUPANG, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID - Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang kembali melahirkan generasi baru sarjana dan pascasarjana yang diharapkan mampu menjadi terang serta harapan bagi masyarakat. Sebanyak 521 calon wisudawan akan dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Pascasarjana Angkatan XLIII dan Sarjana Angkatan LXXII, Sabtu (22/3).

Sebelum prosesi wisuda, Unwira mengadakan misa syukur pelepasan wisudawan di Aula St. Maria Immaculata, Kampus Penfui, pada Kamis (20/3). Misa ini mengusung tema "Unwira sebagai Peziarah Harapan: Membawa Terang bagi Sesama” dan dihadiri oleh calon wisudawan bersama para orang tua mereka.

Rektor Unwira, P. Dr. Philipus Tule, SVD menegaskan bahwa yang terpenting bagi lulusan bukan hanya ijazah, tetapi bagaimana mereka membawa pengetahuan dan keterampilan dari bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

"Mahasiswa mesti membawa terang sesuai motto Unwira. Kelimpahan pengetahuan dan kelimpahan keterampilan harus dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan yang ada di tengah masyarakat," ujarnya.

Dalam konteks Nusa Tenggara Timur (NTT), berbagai tantangan masih dihadapi, termasuk kemiskinan ekstrem dan stunting. Unwira bersama perguruan tinggi lainnya terus berdiskusi mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini. Salah satu strategi yang ditekankan adalah mengarahkan fokus pembangunan ke sektor-sektor potensial yang belum dikelola secara optimal.

"Sesuai dengan topografi NTT yang berkepulauan, pembangunan harus diarahkan tidak hanya ke sektor pariwisata, tetapi juga pertanian, kelautan, dan perikanan. Dengan tersedianya makanan bergizi, program makan bergizi gratis dapat berjalan dengan baik," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor juga mengingatkan agar para lulusan tidak hanya berorientasi pada penerimaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Menurutnya, pola pikir masyarakat harus diubah agar lulusan lebih berani memanfaatkan peluang yang ada dan menciptakan lapangan kerja sesuai bidang keilmuan mereka.

"Di luar negeri, menjadi pegawai negeri bukan satu-satunya tujuan utama. Lulusan lebih memilih bekerja sesuai bidang mereka atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri. Ini yang kita harapkan dari lulusan Unwira," tegasnya.

Dengan semangat untuk menjadi terang dan harapan bagi masyarakat, para lulusan Unwira diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, memanfaatkan ilmu yang telah mereka peroleh, serta menjadi agen perubahan bagi masa depan NTT yang lebih baik.

Untuk diketahui, total wisudawan berjumlah 521 orang dengan rincian Fakultas Ekonomika dan Bisnis Prodi Magister Manajemen ( S2) 16 orang, Prodi Akuntansi 25 orang, Prodi Manajemen (S1) 32 orang, Prodi Ekonomi Pembangunan 18 orang.

Fakultas Teknik Prodi Teknik Sipil 64 orang, Prodi Arsitektur 38 orang, Prodi Ilmu Komputer 53 orang. Fakultas Hukum 13 orang, Fakultas Filsafat 2 orang. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi Bimbingan dan Konseling 12 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris 13 orang, Prodi Pendidikan Matematika 14 orang, Prodi Pendidikan Biologi 19 orang, Prodi Pendidikan Kimia 5 orang, Prodi Pendidikan Fisika 4 orang, Prodi Pendidikan Musik 60 orang.

Sedangkan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Ilmu Pemerintahan 36 orang
Prodi Administrasi Publik 36 orang, Prodi Ilmu Komunikasi 58 orang. Fakultas Sains dan Teknologi Prodi Biologi 3 orang. (cr6/gat/dek)

  • Bagikan