Gubernur NTT Ajak Insan Pers Kawal Visi Ekonomi dan Lawan Hoaks

  • Bagikan
LINDA/MAKANDOELOE/TIMEX POSE BERSAMA. Gubernur NTT,Melki Laka Lena,Wagub, Johni Asadoma, Forkompinda, foto bersama usai pembukaan diskusi publik yg digelar PWI NTT di kantor Gubernur NTT, Senin (24/3). Linda Makandoloe

KUPANG, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengajak seluruh insan pers di NTT untuk tetap menjaga marwah jurnalistik dengan menjadi pelopor literasi informasi yang sehat dan berimbang.

Hal ini disampaikannya dalam acara diskusi publik bertajuk "Membedah dan Mengawal Visi Ekonomi Kepala Daerah di NTT", yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT di Kantor Gubernur NTT, Senin (24/3).

Gubernur Melki menegaskan bahwa pers memegang peran strategis dalam memastikan transparansi dan efektivitas kebijakan pemerintah. Menurutnya, di tengah era digitalisasi dan disrupsi informasi, wartawan harus mampu melawan berita hoaks, misinformasi, serta menjaga prinsip-prinsip jurnalistik yang berimbang dan bertanggung jawab.

“Kami telah menetapkan visi besar, yaitu menjadikan NTT lebih maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan visi ini, pemerintah daerah mengedepankan sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal,” ujar Gubernur Melki.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk insan pers. Oleh karena itu, media memiliki peran penting dalam mengawal, mengkritisi, sekaligus mempromosikan arah kebijakan ekonomi daerah.

“Pers adalah mata dan telinga rakyat serta jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Kami membutuhkan peran aktif pers untuk menyuarakan potensi unggulan daerah sekaligus menjadi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan dan program pembangunan,” tegasnya.

Gubernur Melki juga menitipkan pesan khusus kepada generasi muda wartawan di NTT untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam mengangkat potensi lokal serta membangun citra positif NTT di tingkat nasional maupun internasional.

PWI NTT Perkuat Kompetensi Wartawan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI NTT, Hilarius F. Jahang, menyampaikan bahwa organisasi pers di daerah ini terus berupaya meningkatkan kualitas wartawan melalui program uji kompetensi. Saat ini, PWI NTT memiliki tiga orang penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dengan satu di antaranya telah aktif menguji di berbagai daerah di Indonesia, sementara dua lainnya masih dalam tahap pemagangan.

Selain itu, PWI NTT juga mencatat pencapaian penting dengan memiliki satu anggota yang lulus sebagai ahli pers yang diakui oleh Dewan Pers.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi wartawan di NTT, sehingga mereka dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan profesional dan berintegritas,” ungkap Hilarius.

Diskusi publik ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan rutin yang akan digelar setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN).

Dalam acara tersebut, hadir pula Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akademisi, pengusaha, serta insan pers dari berbagai media di NTT.

Sebagai penutup, Gubernur Melki mengapresiasi dedikasi insan pers di NTT dan berharap kemitraan antara pemerintah dan media semakin erat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di provinsi ini.(dek/rum)

  • Bagikan