Pers Harus Jadi Penyambung Komunikasi Positif

  • Bagikan
EFRENDI NABEN/TIMEX. SAMBUTAN. SAMBUTAN. Pj Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay bersama jajarannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan konferensi pers bersama awak media desk Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin (8/1).

Pemkot Dukung Peran Pers di Era Digitalisasi

KUPANG, TIMEX.FAJAR.CO.ID- Awal tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melaksakan jumpa pers bersama awak media se-Kota Kupang. Jumpa pers ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kupang, Senin (8/1).

Kegiatan jumpa pers tersebut dipimpin langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay. Hadir juga dalam kegiatan ini, Pj Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten, para Staf Ahli Wali Kota, Ketua DPRD Kota Kupang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah serta seluruh awak media desk Kota Kupang.

Pada kesempatan itu, Fahrensy Funay menyoroti tentang peran penting pers sebagai penyambung komunikasi positif antara pemerintah dan masyarakat di era digitalisasi saat ini. Ia mengaku bahwa informasi yang disampaikan oleh pers memiliki peran krusial dalam menyampaikan kebijakan dan program pembangunan agar dapat diterima masyarakat secara jelas dan berimbang.

Dijelaskan, pada era digitalisasi yang marak dengan informasi media sosial ini, perlu ada perbedaan antara wartawan profesional dan siapa pun yang bisa menjadi wartawan tanpa pengetahuan dan registrasi yang cukup. Wartawan profesional, kata dia, dibekali dengan kompetensi dan Kode Etika Jurnalis (KEJ). Sehingga, diharapkan untuk dapat menyampaikan informasi secara seimbang, edukatif dan tidak bias.

Menurutnya, pers di Kota Kupang dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi, mengembangkan kompetensi dan menyampaikan informasi secara berimbang, adil dan tidak bias.

"Hanya dengan itu maka informasi yang diterima masyarakat diharapkan dapat mengedukasi dan berkontribusi pada kondusifitas, pembangunan serta kesejahteraan masyarakat," ungkap Fahrensy.

Menjelang Pemilu tahun 2024, ia juga menekankan tentang peran pers sebagai pilar demokrasi yang objektif, andal dan terpercaya. Dirinya berharap agar pers dapat mendukung proses demokrasi yang jujur, adil dan berkeadilan sosial.

Fahrensy juga mengakui bahwa rekan-rekan media bukan hanya menjadi corong informasi tetapi juga memiliki fungsi kontrol sosial, yang dapat mengawasi jalannya roda pemerintahan, mengevaluasi program kerja pemerintah dan memberikan masukan bagi perbaikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konferensi pers kemarin, Pj Wali Kota Kupang juga memberikan ruang dan kesempatan bagi para wartawan untuk menjalankan fungsi kontrol, mengevaluasi dan memberikan masukan terhadap program-program yang telah terlaksana pada tahun 2023 serta yang akan dilaksanakan pada 2024.

"Pers diharapkan bisa menjadi corong informasi terkait program pembangunan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan publik pemerintah. Kami juga menyadari pers juga punya fungsi kontrol sosial yang mengawasi jalannya roda pemerintahan agar berjalan dengan baik serta mengevaluasi program-program kerja pemerintah, sehingga dapat disempurnakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Fahrensy P. Funay menegaskan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memajukan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Konferensi pers ini tidak hanya menjadi forum penyampaian informasi tetapi juga sebagai wadah keterbukaan dan kerja sama antara pemerintah dan pers untuk mencapai tujuan bersama.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memajukan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing," tandas Fahrensy.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, mengungkapkan penghargaannya kepada Pemerintah Kota Kupang atas undangan yang diterima untuk hadir dalam kegiatan bersama rekan-rekan media se-kota Kupang.

"Saya, selama hampir dua dekade sebagai anggota DPRD Kota Kupang, baru kali ini diundang oleh Pemkot Kupang untuk menghadiri acara bersama teman-teman jurnalis," ujar Yeskiel.

Yeskiel juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemkot Kupang dibawa kepemimpinan Fahrensy Funay yang baru menjabat sebagai Pj Wali Kota Kupang selama tiga bulan namun, telah meraih penilaian B untuk penyerapan anggaran.

"Penyerapan dana hingga Desember 2023 telah mencapai lebih dari 80 persen dan proses ini masih berlangsung. Saya yakin dapat mencapai 90 persen. Ini adalah prestasi yang memberikan Pemkot Kupang penilaian B dibawa kepemimpinan Fahrensy Funay yang baru menjabat selama 3 bulan," tandas Yeskiel Loudoe. (cr3/gat)

  • Bagikan

Exit mobile version