Warga Tanyakan Oknum Polisi Tidak Gunakan TNKB

  • Bagikan
IST KELUHAN. Sejumlah masyarakat menyampaikan keluhannya di sela kegiatan Jumat Curhat bersama anggota Polri Polda NTT di Kelurahan Maulafa, Jumat (26/1).

Keluhan Warga saat Jumat Curhat

KUPANG, TIMEX.FAJAR.CO.ID- Kegiatan Jumat Curhat bersama Kapolda NTT kembali digelar. Sasarannya kegiatan Jumat Curhat kali ini yakni warga di Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang yang digelar, Jumat (26/1).

Kegiatan digelar di kediaman Benyamin Nale, warga RT 21/RW 08. Hadir pada kesempatan itu, Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda NTT Kombes Pol. Taufik Irpan Awalluddin. Selain itu, pejabat utama Polda NTT, Lurah Maulafa, masyarakat dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Amos, salah satunya masyarakat menanyakan terkait modus operandi anak-anak yang sering terlibat dalam tindak kriminal.nSelain itu, Amos juga menanyakan terkait izin penggunaan jalan di lingkungannya.

Berbeda dengan Amos, Sertius warga lainnya menyarankan tentang peningkatan pengawasan pajak kendaraan bermotor saat operasi. Selain itu, Sertius menyampaikan keluhan mengenai adanya oknum anggota polisi yang mengendarai kendaraan bermotor tapi tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Hal lainnya yang juga ditanyakan yakni terkait netralitas kepolisian pada Pemilu 2024 ini.

Terkait dengan berbagai pertanyaan dari sejumlah masyarakat tersebut, Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda NTT Kombes Pol. Taufik Irpan Awalluddin, menjelaskan bahwa terkait izin penggunaan jalan itu bisa berkoordinasi dengan pihak Polsek Maulafa.

"Bagi masyarakat yang mengetahui anggota Polri yang tidak tertib, silakan melaporkan ke Bidang Propam Polda NTT," tandasnya.

Sementara mengenai netralitas Polri dalam Pemilu 2024, kata Kombes Pol Taufik, bahwa Polri bersifat netral dan tidak bersikap mendukung salah satu pihak atau Partai Politik.

“Kami menjaga keamanan dan ketertiban," pungkasnya. (r1/gat)

  • Bagikan

Exit mobile version