Ternak Sapi Keliaran dalam Kota Labuan Bajo Makan Korban

  • Bagikan
Siprianus Mantur, Kepala SMAN I Macang Pacar Bari Mabar jadi korban saat tabrakan dengan sapi yang keliaran dalam kota Labuan Bajo, Mabar, Kamis (14/9). (FOTO: ISTIMEWA)

LABUAN BAJO, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID-Tidak adanya kepedulian warga pemilik ternak dalam mengandangkan hewan peliharaannya di Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), telah membawa musibah. Ternak yang masih bebas berkeliaran di Labuan Bajo ternyata membawa korban.

Seperti yang dialami Siprianus Mantur, Kepala SMAN I Macang Pacar Bari ini terpaksa harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Siloam Labuan Bajo setelah menabrak seekor sapi di tengah jalan kawasan Wae Nahi, Desa Gorontalo, Kamis (14/9). Akibat kejadian ini korban mengalami luka goresan aspal dibagian lengan kanan serta diduga patah tulang bahu kanan.

Korban Siprianus Mantur kepada media ini mengaku dirinya menabrak seekor sapi yang secara tiba-tiba muncul dari dalam semak dan berlari memotong jalan raya yang lagi sedang ramai akibat lalu lalang kendaraan.
Akibat kejadian ini dirinya harus dilarikan ke RS Siloam Labuan Bajo.

Tampak korban berbaring lemas. Sejumlah anggota keluarga tampak setia berjaga di samping tempat tidur. Anggota keluarga, Sipri Medi mengharapkan adanya tindakan tegas dari aparat dalam menertibkan ternak yang berkeliaran dalam kota Labuan Bajo. Kurangnya kesadaran pemilik ternak sapi.

Menyebabkan sapi dibiarkan berkeliaran di dalam kota Labuan Bajo. "Labuan Bajo ini kota super premium tetapi ternak sapi berkeliaran begitu saja. Butuh ketegasan sikap aparat menertipkan sapi-sapi ini,"harapnya. (Kr2)

  • Bagikan