Pengungsi Dapat Pemeriksaan Kesehatan

  • Bagikan
HUMAS POLDA FOR TIMEX BANTUAN. Personel Samapta dan Brimob Polda NTT mengawal dan mendistribusikan bantuan kepada korban erupsi gunung Lewotobi Laki-laki, Sabtu (6/1).

Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Flores Timur

KUPANG, TIMEX.FAJAR.CO.ID - Penanganan dan bantuan kepada pengungsi gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur terus dilakukan. Setelah membuka dapur umum untuk menyuplai kebutuhan makanan, tim Biddokkes Polda NTT juga memberikan perhatian serius terhadap kesehatan masyarakat.

Tim nakes yang diterjunkan Polda NTT melakukan pemeriksaan dan mengecek kondisi kesehatan dari setiap warga. Kepada mereka diberikan obat sesuai hasil pemeriksaan dan masker.

Kegiatan yang berlangsung di SMPN 1 Wulanggitang, Sabtu (6/1) ini, tim mendapati keluhan umum warga pengungsi berupa batuk, pilek dan demam.

"Polri berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak erupsi gunung Lewotobi," ucap Iptu dr Ricard, salah satu anggota tim kesehatan Polres Flotim yang turut dalam kegiatan.

Dalam menjalankan tugas di bidang kesehatan, tim Dokkes tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Flotim dan tim Kesehatan Terpadu Bencana Alam di lapangan.

Langkah ini menunjukkan sinergi dan koordinasi antarlembaga demi memberikan bantuan optimal kepada para korban bencana alam.

Selain itu, untuk memperlancar distribusi bantuan dari Biara JPIC S.Sps Flores Timur, personel Samapta dan Brimob Polda NTT dipimpin Kasat Samapta, Iptu Friets Y Letik, turut serta membantu dan mengawal pembagian bantuan ke empat titik di wilayah Kecamatan Wulanggitang.

Tugas pembantuan oleh personel Polri di wilayah bencana erupsi gunung Lewotobi bukan hanya sebagai tanggung jawab profesi, namun juga sebagai panggilan kemanusiaan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang terdampak.

Friets menyatakan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak erupsi gunung Lewotobi. "Personel Polres Flotim dan personel BKO Brimob Polda NTT yang ditugaskan di wilayah bencana harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," ungkapnya.

Personel Polres Flotim dan BKO Polda NTT akan melaksanakan tugas pembantuan sesuai dengan situasi atau status darurat yang ditetapkan pemerintah.

Ia menekankan bahwa Polri selalu siap melayani tugas kemanusiaan kapanpun dibutuhkan dan apabila masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, dapat menghubungi posko pelayanan bencana Polda NTT dan Polres Flotim di Polsek Wulanggitang. (cr6/ays)

  • Bagikan