KUPANG, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID- Tim Resmob Direktorat Reskrimum Polda NTT berhasil membekuk dan mengamankan Agustinus Silla, 37, Jumat (6/12). Agustinus Silla ditangkap karena terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Agustinus yang juga warga Desa Olais, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini ditangkap polisi di kandang ayam petelur di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Selain mengamankan Agustinus Silla, tim Resmob Polda NTT juga mengamankan korban FN alias Fenty yang disekap di sebuah rumah di dekat lokasi tersebut dan hendak diberangkatkan ke luar NTT untuk menjadi tenaga kerja ilegal.
Pengungkapan kasus ini bermula saat kerabat dari korban Fenty, Elfira M. yang mengadukan kasus kehilangan orang. Ia melaporkan ke Polda NTT kalau Fenty pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orang tua dan kerabat sejak Minggu (1/12).
Laporan ini tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/349/XII/2024/SPKT/ POLDA NTT, tanggal 6 Desember 2024 tentang tindak pidana perdagangan orang.Terkait laporan orang hilang ini, tim Resmob Polda NTT melakukan penyelidikan lebih lanjut.Keluarga korban mendapatkan informasi saat mengontak korban kalau korban diajak oleh Agustinus dan dijanjikan akan bekerja di luar NTT tanpa prosedur yang resmi.
Kepada keluarganya, Fenty mengaku kalau ia sedang disekap di sebuah rumah di Kelurahan Naioni Kota Kupang dan bekerja untuk pemeliharaan ayam petelur. Polisi pun melacak keberadaan Agustinus dan Fenty di sebuah rumah kandang ayam di Kelurahan Naioni.
Agustinus dan Fenty pun diamankan di Kelurahan Naioni pada Jumat subuh dan langsung dibawa ke kantor Direktorat Reskrimum Polda NTT untuk pemeriksaan lebih lanjut.Polisi juga mengamankan barang bukti berupa identitas pelaku dan korban, dua unit handphone, satu buah handphone nokia senter, satu buah handphone redmi dan barang bukti lainnya. (r1/gat/dek)