Gelar FGD Pengembangan Perumahan di Ruteng, Pemkab Manggarai Datangkan Ahli dari UGM

  • Bagikan
FGD. Sekda Manggarai, Fansi Jahang ketika membuka kegiatan FGD yang diselenggarakan di aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Selasa (28/6). (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

RUTENG, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID-Demi memperoleh dokumen perencanaan yang berkualitas dalam pengembangan perumahan dan kawasan permukiman Kota Ruteng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), Selasa (28/6).

FGD yang menghadirkan tim ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta itu berlangsung di aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai. Sekertaris Daerah (Sekda) Manggarai, Fansi Jahang hadir membuka kegiatan itu, dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Langke Rembong, para lurah dalam Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, dan undangan lainnya.

Rencana pembangunan, pengembangan perumahan dan kawasan permukiman (RP3KP) Kawasan Perkotaan tahun 2022-2024, diselenggarakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kedatangan tim dari UGM, diterima langsung Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, di aula Nuca Lale, Kantor Bupati Manggarai.

"Kegiatan FGD yang kita lakukan ini untuk mendapat acuan yang jelas bagi upaya dan prioritas penanganan masalah perumahan dan kawasan permukiman dalam wilayah Kota Ruteng di Kecamatan Langke Rembong," sebut Sekda Manggarai, Fansi Jahang saat membuka kegiatan itu.

Selain itu, lanjut Sekda Fansi, tersediannya satu landasan strategis penyelenggaraan dan pengelolaan perumahan dan kawasan permukiman di daerah yang sesuai dengan kebutuhan terkini, prioritas maupun antisipasi perkembangan wilayah lintas sektoral dan juga wilayah. 

Menurut Sekda Fansi, dokumen hasil FGD itu diharapkan bisa tersedianya kebijakan penanganan perumahan dan kawasan permukiman bagi masyarakat miskin. Dan dapat mengakomodir kebutuhan yang ada, maupun potensi perkembangan kebutuhan di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk antisipasi permasalahan. 

“Berikutnya, diperoleh dukungan pemangku kepentingan perumahan dan kawasan permukiman yang telah dilibatkan dalam proses sosialisasi. Cukup banyak pihak yang kita libatkan hari ini untuk memberikan masukan dalam diskusi," bilangnya.

Untuk itu, Sekda Fansi berharap semua yang hadir bisa memberikan masukan ketika ada paparan dari tim. "Berikan masukan sesuai dengan kondisi di wilayah masing-masing," pintanya.

Sekda Fansi juga menegaskan, yang terpenting masing-masing wilayah kelurahan siapkan data kependudukan yang valid. Selain itu informasi perumahan dan kawasan permukiman di wilayah masing-masing. 

“Hari ini kita duduk bersama, keluarkan semua fakta yang ada di lapangan. Masalah yang ada selama ini di wilayah Kecamatan Langke Rembong, termasuk apa kelemahan di pemerintahan tingkat bawah. Supaya nanti kita mendapatkan dokumen perencanaan yang valid dan berkualitas,” tegas Sekda Fansi.

Fansi menambahkan, dokumen yang dihasilkan dalam FGD ini nantinya menjadi titik awal untuk melaksanakan tugas di bidang perencanaan dan kawasan permukiman di Kecamatan Langke Rembong.

Sekda Fansi juga mengingatkan Dinas Perumahan untuk dapat memahami soal-soal itu. Kata Dia, Dinas itu sudah bekerja maksimal selama ini, tetapi di samping itu pada soal-soal tertentu diminta untuk difasilitasi.

"Saya berharap diskusi hari ini, bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Ini titik awal, nanti mekanismenya akan dipresentasikan oleh tim melalui laporannya. Silakan kita bedah dan bahas sama-sama untuk mendapatkan sebuah dokumen perencanaan yang berkualitas,” harap Sekda Fansi. (*)

Penulis : Fansi Runggat

Editor: Marthen Bana

  • Bagikan