Harga Beras Melambung, Bulog dan Dinas Perindag Mabar Operasi Pasar Murah

  • Bagikan
Harga Beras Melambung, Bulog-Perindag Mabar Operasi Pasar Murah LABUAN BAJO, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID-Harga beras di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dalam beberapa pekan terakhir terus melambung. Guna menstabilkan keseimbangan harga, Perum Bulog bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Mabar menggelar pasar murah. Seperti disaksikan Timor Express dalam sepekan di pasar rakyat Batu Cermin, Desa Batu Cermin, harga beras yang dijual sejumlah pedagang berkisar antara Rp 15.000 - Rp 16.000 perkilogram. Sebelumnya, harga rata-rata Rp 12.000 - Rp 13.000 perkilogram. Dinas Perindag dan Perum Bulog Labuan Bajo bergerak cepat menggelar operasi pasar murah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 11.500 perkilogram. Kepala Dinas Perindag Mabar, Gabriel Bagung saat dikonfirmasi di sela-sela operasi pasar menjelaskan, pihaknya selalu memantau perkembangan harga sembako setiap hari sehingga ketika harga beras yang terus naik, dirinya membangun koordinasi dengan Bulog Labuan Bajo untuk mengambil langkah tepat menekan harga beras ini. "Operasi pasar murah ini kita ambil untuk menstabilkan harga beras agar masyarakat bisa jangkau," tandasnya. Mantan Camat Kuwus ini mengatakan, operasi pasar kali ini dikhususkan bagi pelaku usaha terutama masyarakat penjual sayur dan sembako di Pasar Batu Cermin. Gabriel menyebutkan, pihaknya bersama Perum Bulog Labuan Bajo menyiapkan sebanyak 21 ton bahan kebutuhan pokok untuk pasar murah. Kegiatan operasi pasar murah ini, lanjut dia, akan berlangsung di beberapa titik dalam kota Labuan Bajo selama bulan Oktober 2023 ini. "Ķita sudah tentukan beberapa beberpa titik dalam kota untuk operasi pasar murah lanjutan bulan Oktober ini," kata Gabriel. Pimpinan Cabang Perum Bulog Labuan Bajo, Pier Solissa di sela-sela operasi pasar murah megatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 800 ton untuk bantuan pangan, operasi pasar, dan kebutuhan TNI/Polri. "Kita berharap operasi pasar ini bisa membantu masyarakat membeli beras," ujarnya. Menurut Pier, Perum Bulog Cabang Labuan Bajo juga telah menyiapkan beras sebanyak 750 ton yang didatangkan dari Jawa Timur untuk akhir tahun menjelang hari raya Natal dan persiapan menyambut Tahun Baru 2024. "Untuk Nataru sudah kita siapkan 750 ton dari Jawa Timur," ungkapnya. (Kr2) Operasi pasar murah oleg Perum Bulog dan Dinas Perindag Mabar di Pasar Batu Cermin, Senin (2/10). (FOTO: HANS BATAONA/TIMEX)

LABUAN BAJO, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID-Harga beras di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dalam beberapa pekan terakhir terus melambung. Guna menstabilkan keseimbangan harga, Perum Bulog bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Mabar menggelar pasar murah.

Seperti disaksikan Timor Express dalam sepekan di pasar rakyat Batu Cermin, Desa Batu Cermin, harga beras yang dijual sejumlah pedagang berkisar antara Rp 15.000 - Rp 16.000 perkilogram. Sebelumnya, harga rata-rata Rp 12.000 - Rp 13.000 perkilogram.

Dinas Perindag dan Perum Bulog Labuan Bajo bergerak cepat menggelar operasi pasar murah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 11.500 perkilogram.

Kepala Dinas Perindag Mabar, Gabriel Bagung saat dikonfirmasi di sela-sela operasi pasar menjelaskan, pihaknya selalu memantau perkembangan harga sembako setiap hari sehingga ketika harga beras yang terus naik, dirinya membangun koordinasi dengan Bulog Labuan Bajo untuk mengambil langkah tepat menekan harga beras ini. "Operasi pasar murah ini kita ambil untuk menstabilkan harga beras agar masyarakat bisa jangkau," tandasnya.

Mantan Camat Kuwus ini mengatakan, operasi pasar kali ini dikhususkan bagi pelaku usaha terutama masyarakat penjual sayur dan sembako di Pasar Batu Cermin.

Gabriel menyebutkan, pihaknya bersama Perum Bulog Labuan Bajo menyiapkan sebanyak 21 ton bahan kebutuhan pokok untuk pasar murah. Kegiatan operasi pasar murah ini, lanjut dia, akan berlangsung di beberapa titik dalam kota Labuan Bajo selama bulan Oktober 2023 ini.

"Ķita sudah tentukan beberapa beberpa titik dalam kota untuk operasi pasar murah lanjutan bulan Oktober ini," kata Gabriel.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Labuan Bajo, Pier Solissa di sela-sela operasi pasar murah megatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 800 ton untuk bantuan pangan, operasi pasar, dan kebutuhan TNI/Polri. "Kita berharap operasi pasar ini bisa membantu masyarakat membeli beras," ujarnya.

Menurut Pier, Perum Bulog Cabang Labuan Bajo juga telah menyiapkan beras sebanyak 750 ton yang didatangkan dari Jawa Timur untuk akhir tahun menjelang hari raya Natal dan persiapan menyambut Tahun Baru 2024. "Untuk Nataru sudah kita siapkan 750 ton dari Jawa Timur," ungkapnya. (Kr2)

  • Bagikan