Penerbangan Rute Destinasi Wisata Ikut Naik

  • Bagikan
PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS PERMINTAAN MENINGKAT: Pesawat Indonesia AirAsia akan lepas landas di Bandara Internasional Juanda beberapa waktu lalu. Maskapai itu telah menyiapkan 350 ribu kursi penerbangan selama periode libur Lebaran 2024

JAKARTA,TIMEX.FAJAR.CO.ID – Pelaku maskapai melakukan berbagai antisipasi untuk menghadapi musim Lebaran tahun ini. Permintaan sudah diindikasikan naik, baik untuk destinasi mudik maupun liburan.

Indonesia AirAsia telah melakukan ramp check serta kegiatan pembersihan pesawat yang akan digunakan selama periode Lebaran 2024. ”Kegiatan itu meliputi interior dan exterior check seperti area kabin, kokpit, pintu darurat, fan blade, roda pesawat (landing gears dan nose wheels). Semua pemeriksaan juga dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku untuk memastikan bahwa pesawat dalam kondisi prima, layak, serta siap terbang dengan aman dan nyaman,” ujar Direktur Utama Indonesia AirAsia Veranita akhir pekan lalu (6/4).

Pada periode Lebaran 2024, lanjut dia, Indonesia AirAsia telah menyiapkan 350 ribu kursi penerbangan. Maskapai tersebut juga akan menyediakan 62 penerbangan tambahan atau sekitar 11.160 kursi. Hal itu didukung dengan dikerahkannya 25 armada pesawat untuk mengangkut para pemudik selama periode 3–18 April 2024.

Veranita lebih detail membeberkan, selama periode libur Lebaran ini, terjadi peningkatan penerbangan untuk kawasan destinasi wisata. Indonesia AirAsia mencatat kenaikan terbanyak pada rute Jakarta–Bali, yang terkerek 32 persen dibandingkan hari-hari biasa. Begitu juga jurusan Bali–Labuan Bajo yang naik 15 persen dan Jakarta–Lampung yang mengalami peningkatan sebesar 9 persen.

Pada kesempatan sebelumnya, maskapai-maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group juga disebut akan memberikan diskon tiket pesawat hingga 30 persen untuk menyambut masa mudik Lebaran 2024. Founder Lion Air Rusdi Kirana mengatakan, besaran diskon tiket bergantung pada tingkat kepadatan penumpang di setiap rute.

Rusdi juga menegaskan bahwa Lion Air Group selama ini menetapkan harga tiket pesawat sesuai dengan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) yang berlaku. ”Pergerakan harga tiket maskapai Lion Air Group saat ini mengikuti periode high season dan low season,” tuturnya. (agf/c6/dio/thi)

  • Bagikan