UKAW Utus 440 Mahasiswa Dampingi Masyarakat Untuk Lakukan Hal Ini

  • Bagikan
BERSAMA. Rektor UKAW Kupang, Ayub Imanuel Urbanus Meko dan jajaran foto bersama mahasiswa usai ibadah bersama di Aula Yohanes, Senin (6/2). (INTHO HERISON TIHU/TIMEX).

KUPANG, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID-Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang kembali mengutus 440 mahasiswa untuk mengikuti Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) Semester Ganjil 2022/ 2023.

Para mahasiswa akan menjalani masa KBPM di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang selama satu bulan terhitung tanggal 7 Februari-7 Maret 2023, dengan mengusung tema: Peningkatan kapasitas pemanfaatan sumber daya lokal

Pelepasan tersebut ditandai dengan Ibadah Pengurusan Mahasiswa KBPM serta Pelantikan Wakil Dekan 1 dan Ketua Program Studi (Prodi) Fakultas Teologi UKAW Kupang yang berlangsung di ruang Yohanes, Senin (6/2).

Ir. Melkianus Nuhamara, MP, Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UKAW Kupang dalam kesempatan tersebut menjelaskan pendaftaran untuk mengikuti program KBPM sendiri sudah dibuka sejak Agustus 2022-Januari 2023.

Ia mengakui, animo pendaftaran juga mengalami penurunan sehingga harus diperpanjang hingga Januari. Hal ini disebabkan karena dampak dari resesi yang kini melanda masyarakat dunia.

"Kami buka dari Agustus tapi peminatnya sangat sedikit sehingga kita perpanjang hingga Januari. Terdapat kurang lebih 500 yang mendaftar. Setelah dilakukan seleksi administrasi, hanya 440 mahasiswa saja yang dinyatakan memenuhi syarat," katanya.

Dirinci, para mahasiswa dibagi dalam 40 kelompok, didampingi 19 dosen pembimbing lapangan (DPL) dan akan menjalani kegiatan di 17 Gereja, Sinode, Klasis di Kota Kupang dan Kampus di Kota Kupang serta 15 Desa di Kabupaten Kupang.

Disebutkan bahwa, sebelum mengutus mahasiswa ke masyarakat, panitia KBPM sudah melakukan serangkaian kegiatan seleksi, pembekalan dan penentuan lokasi, pembekalan oleh DPL sudah melakukan pembekalan secara kelompok.

KBPM ini merupakan suatu kegiatan yang dilakukan setiap tahunnya untuk membantu mahasiswa dan belajar ditengah masyarakat. "Kita utua mahasiswa untuk bersama-dama masyarakat membantu mengatasi masalah yang ada didampingi DPL," sebutnya.

Menurutnya, ada banyak sekali sumber daya lokal yang perlu dikembangkan maka mahasiswa harus berperan sebagai agen perubahan untuk kemajuan masyarakat NTT.

"Di tahun 2023, kita akan menghadapi resesi secara global dan kita mulai merasakan. Untuk itu perlu kembangkan sumber daya lokal," pintanya.

Ia juga menyebut alasan penempatan mahasiswa hanya di Kota dan Kabupaten Kupang karena cuaca alam yang tidak bersahabat.

"Penempatan ini juga berbeda dengan sebelumnya karena kondisi yang tidak memungkinkan. Hal ini dikarenakan kondisi cuaca. Kami tidak bisa mengambil resiko," tandasnya.

Rektor UKAW Kupang, Ayub Imanuel Urbanus Meko dalam kesempatan tersebut mendorong agar mahasiswa melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk mengatasi masalah yang ditemukan.

"Ini yang disebut dengan KBPM. Harus menemukan masalah dan belajar mengatasinya. Jangan pergi lalu foto-foto kemudian pulang. Jaga citra dan mutu belajar," katanya.

Ia juga mengingatkan kepada mahasiswa dan dosen agar tepat dalam memasukan laporan karena akan mempengaruhi sistem peng-upload nilai.

"Kalau terlambat maka dampaknya kepada kita semua. Ini akan pengaruhi sistem belajar kita,"

Ketua Yayasan UKAW Kupang, Pdt Mesach Daniel Beeh mengatakan dalam menjalankan KBPM secara baik karena mahasiswa menjadi cerminan kampus di lingkungan masyarakat.

"Kita harus tunjukan merek kita. Setiap jemaat adalah rumah kita. Tunjukan keteladanan kepada masyarakat dan hindari persoalan yang merugikan diri sendiri dan kampus," harapnya.

Dalam hubungan dengan kegiatan ini juga, ia meminta kepada mahasiswa dan DPL agar menerapkan sistem yang terintegrasi sehingga melalui kegiatan KBPM, mahasiswa dapat mencari judul untuk penyusunan skripsi dan dosen selain mendampingi juga melakukan penilaian.

"Jika ini dilakukan secara terintegrasi maka akan mengurangi waktu kuliah kita. Kita benar-benar memanfaatkan waktu ini," sebutnya. (r3)

  • Bagikan