Melawan Keterbatasan

  • Bagikan
AFC KERJA KERAS. Tanpa pemain Pilar di lini belakang, Pelatih Shin Tae-yong berupaya maksimal dengan skuad yang ada untuk meraih hasil positiof saat meladeni tuan rumah Qatar di Jassim bin Hamad Stadium, Doha, malam nanti.

DOHA,TIMEX.FAJAR.CO.ID – Pelatih Indonesia U-23 Shin Tae-yong (STY) merancang lini belakang yang tangguh saat mengarungi Piala Asia U-23 2024 Qatar. Karena itu, dia membutuhkan tenaga Nathan Tjoe-A-On (bek kiri milik klub Swansea City yang sedang dipinjamkan ke Heerenveen). Juga, memanggil Elkan Baggott (pemain yang sedang dipinjamkan Ipswich Town ke Bristol Rovers).

Namun, proyeksi tersebut meleset. Dua pemain itu tidak dilepas klubnya. Maklum, Piala Asia U-23 2024 Qatar tidak masuk kalender FIFA. Dan, di sisi lain, kompetisi domestik di semua negara sedang bergulir. Termasuk di Inggris dan Belanda.

Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak menyerah. Dia berusaha untuk tetap mewujudkan targetnya. Yaitu, meloloskan tim U-23 Indonesia ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024 Qatar.
Jika misi itu tercapai, satu langkah kaki Indonesia sudah berada di Olimpiade 2024 Paris.

STY sekuat tenaga membuktikan targetnya. Dan, momen pembuktian itu akan dimulai hari ini. Tepatnya saat menghadapi tuan rumah Qatar. Kedua tim akan bertemu malam ini di Jassim bin Hamad Stadium, Doha (siaran langsung RCTI pukul 22.30 WIB).

STY cukup mengetahui reputasi Qatar.
Pelatih 53 tahun itu menilai sepak bola Qatar kini semakin maju setelah menjuarai Piala Asia 2019. Kemajuan itu semakin terlihat setelah Qatar meraih back-to-back juara Piala Asia 2023.

’’Qatar adalah tuan rumah Piala Asia U-23 2024. Pertandingan ini tidak akan mudah bagi kami. Mereka memiliki tim U-23 yang bagus,’’ ujar pelatih tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia tersebut.

Meski demikian, STY tidak mau para pemainnya berkecil hati. Dia akan terus membesarkan hati para pemainnya. Lalu, mantan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma tersebut akan berusaha meningkatkan kepercayaan diri para pemain supaya tidak terpengaruh dengan pressure suporter tuan rumah.

’’Saya bilang ke mereka untuk tidak perlu merasakan banyak tekanan. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik. Kami akan menunjukkan kekuatan kami,’’ tegas mantan pemain Queensland Roar tersebut.

Di sisi lain, pelatih Qatar U-23 Ilidio Vale sangat percaya diri bisa mengatasi perlawanan Indonesia. Menurut pelatih berpaspor Portugal itu, Qatar sedang berada dalam motivasi tinggi setelah tim senior berhasil menjuarai Piala Asia 2023.
’’Di grup A, Qatar tim yang paling kuat,’’ terangnya.

Mantan asisten pelatih timnas Portugal itu juga mengomentari tidak sempurnanya kekuatan Indonesia. Vale memaklumi situasi itu. Sebab, Piala Asia U-23 tidak masuk kalender resmi FIFA. Meski demikian, Vale tidak mau para pemainnya meremehkan Indonesia.

’’Kami memang tuan rumah. Tapi, rasanya tidak mudah menghadapi Indonesia. Biar bagaimanapun, mereka tim yang bagus,’’ ucapnya. (fiq/c17/ady/jpg/rum)

  • Bagikan